HTML

Pengertian Big Data Berdasarkan Para Ahli




Big Data merupakan kata yang sering di dengar oleh para penggiat IT, mungkin anda juga pernah mendengarnya, namun belum mengerti apa itu big data. Big Data merupakan istilah yang paling umum untuk sekumpulan data dalam jumlah yang sangat besar dan hanya sanggup di proses dengan administrasi basis data atau database. Big Data awalnya merupakan sebuah teknologi yang di perkenalkan untuk menanggulangi ledakan isu yang akhir terjadi pertumbuhan pengguna perangkat mobile device dan data internet.

Pertumbuhan mobile device menghipnotis volume jenis data yang terus meningkat di dunia internet, semua perangkat mobile sudah wajib untuk terkoneksi ke jaringan internet. Data data itu berupa teks, gambar, video sampai bentuk data lain yang mungkin telah terenkripsi. Dari segi bisnis Big Data bisa telah di pakai oleh google sebagai penggagas dalam memanfaatkan teknologi Big Data. Tak ketinggalan facebook juga telah menerapkan teknologi big data untuk memproses data yang telah melonjak signifikan dari pengguna facebook di seluruh dunia.


Di dunia bisnis Big Data menjadi solusi teknologi menawarkan manfaat konkret bagi bisnis namun hal terpenting dari Big Data bukan dari sekedar kemampuan untuk mengolah data melainkan manfaat dari data yang sanggup di berikan bagi perusahaan dengan memakai Big Data Analytics.


Secara teknis, big data terdiri dari empat dimensi yaitu Volume, Variety, Velocity, Veracity dan Value. Maksud dari kelima point tersebut adalah

Volume
Volume meiliki arti ukuran, dimana nilai ukuran ketika ini terus bertambah, dulu kita memakai media penyimpanan flash disk ukuran 128 MB namun kini kapasitas tersebut terus bertambah sesuai dengan kebutuhan ketika ini. Begitupun media media penyimpanan yang lain menyerupai hardisk, dulu kita mempunyai hardisk 80 GB sudah termasuk besar, namun kini ukurannya terus membengkak semakin besar. 

Variety
Variety merupakan ragam data yang tersimpan. Big Data menyimpan data yang berupa angka, data tanggal, dan rangkaian teks, namun juga mencakup data-data ruang / geospatial, data 3D, audio dan video, serta data teks tak terstruktur menyerupai file-file log dan media sosial. Sistem database tradisional di buat menangani data-data berstruktur, yang tidak terlalu sering mengalami update, serta mempunyai struktur data yang konsisten yang volumenya tidak sebesar big data.


Velocity
Proses pertukaran data antara mesin yang satu dengan mesin yang lain perangkat sensor dan perangkat infrastruktur menghasilkan log data secara real time masing masing menawarkan input data perdetiknya. 

Veracity
Veracity mengacu pada kekacauan atau kepercayaan dari data. Big Data dan analisis teknologi kini memungkinkan kita untuk bekerja dengan jenis data. Serta kurangnya Volume akurasi dan kwalitas dari Big Data

Value
Value bekerjasama dengan nila, bahwa bisnis mempunyai kasus dalam setiap upaya untuk mengumpulkan isu dan memanfaatkan big data dalam mencapai tujuan bisnis.

Mengapa Big Data Penting?
Hal yang paling penting dari Big Data ialah bagaimana cara mengolah data internal dan eksternal. Kita bisa mengambil data dari banyak sekali sumber untuk mememukan tanggapan yang di inginkan dalam dunia bisnis seperti 
pengurangan biaya, pengurangan waktu, pengembangan produk gres dan optimalisasi penawaran produk, serta pengambilan keputusan yang cerdas.

Itulah sekilas dari Big Data dimana potensi Big Data sangat menggiurkan bagi pakar teknologi informasi, ini merupakan sebuah tambang emas yang perlu di gali untuk mendapat keuntungan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Big Data Berdasarkan Para Ahli"

Posting Komentar