HTML

11 Kesalahan Dikala Menciptakan Content Marketing Yang Harus Dihindari


Kesalahan Content Marketing - Dalam dunia bisnis online istilah content marketing sudah tidak absurd lagi di dengar, peranannya yang sangat penting membuat para internet marketer belomba lomba menyajikan content yang berkualitas yang bisa menarik audien.

Sebenarnya apa pengertian dari content marketing tersebut.
Content marketing ialah suatu teknik untuk membuat dan mendistribusikan content yang berharga, relevan dan konsisten untuk menarik dan memperoleh pemirsa yang sesuai target, dengan tujuan mendorong tindakan pelanggan yang menguntungkan bagi kita.
dari klarifikasi tersebut teman niscaya sudah tau sendiri bahwa membuat berguru pemasaran content sangat lah berharga untuk memajukan bisnis kita secara online.

namun hambatan yang di hadapi tidak lah mudah..

untuk membuat content yang berkualitas membutuhkan cukup waktu semoga apa yang kita tulis menghasilkan emosi dan tindakan bagi siapa saja yang membacanya.

banyak pemula yang gres berguru mengenai cara melaksanakan pemasaran content selalu melaksanakan beberapa kesalahan sehingga content yang diterbitkan tidak bekerja maksimal sesuai yang di inginkan.

jikalau teman seorang Internet Markerting, maka wajib membaca goresan pena ini untuk menghindari kesalahan yang biasa terjadi.

terdapat banyak pola content marketing di luar sana yang nantinya bisa teman lihat bagaimana cara mereka menyajikan content yang berkualitas

tapi sebelumnya jikalau teman berniat ingin lebih mantap dalam membangun content tersebut, ada baiknya baca dulu 11 kesalahan dalam menulis content marketing.

Kesalahan Content Marketing Yang Wajib Dihindari

Seni content marketing bisa menjadi hal yag sangat rumit untuk dilakukan.

Anda harus tau sasaran audien dan apa yang mereka inginkan dan pastinya lagi harus selangkah lebih maju dari pesaing yang ada.

Namun sebelum teman untuk terjun dalam perang content di dunia maya, berikut ada 11 kesalahan yang harus di perhatikan terlebih dahulu.

Tidak Memikirkan Hal Yang Mendasar Dalam Membuat Content Marketing

Sobat tidak bisa membangun sebuah gedung pencakar langit tanpa membuat pondasi yang kokoh terlebih dahulu untuk menopang seluruh bangunan.

Sekarang jikalau teman ingin membuat content yang memang benar benar bisa menarik banyak audien maka jawab pertanyaan berikut ;
  • Siapa yang anda targetkan ? 
  • Apa tujuan dari content yang anda buat ? 
  • Apakah content yang dibentuk sudah sesuai dengan apa yang mereka inginkan ? 
Jika teman tidak memikirkan 3 hal dasar tersebut dalam membuat content, maka teman akan gagal bahkan sebelum memualainya.

3 pertanyaan dasar di atas tersebut juga membantu teman untuk mengecek ulang kembali content content yang sudah diterbitkan dan melaksanakan sesuatu yang berbeda dari pesaing.

Tidak Memberi Sesuatu Yang Baru Didalam Content

Bayangkan setiap harinya ada berapa banyak content marketing yang terbit setiap harinya dan telah di index oleh google, terdapat ratusan bahkan jutaan content gres yang terbit secara bersamaan.

Jika teman tidak memperlihatkan gaya dan sesuatu yang berbeda maka teman akan kehilangan kesempatan dalam menarik pembaca.

Beri mereka sesuatu yang gres melalui content yang teman terbitkan dan saya pastikan mereka akan terpikat dengan apa yang telah teman tulis.

Dalam poin ini...

jikalau teman sering malakukan copy paste content yang ada di internet, maka itu akan menjadi bomerang yang secara tidak pribadi menghancurkan blog yang sudah usang di bangun.


Lebih Mementingkan Kuantitas Dari Pada Kualitas

Pertanyaan wacana mana lebih baik membuat content berkualitas atau mempunyai banyak content yang kualitasnya biasa biasa saja.

Dalam masalah ini jikalau kita mengacu kepada mesin index google...

maka semakin sering kita update artikel didalam blog maka akan semakin baik pula blog tersebut akan di index google.

Tapi tidak serta merta kita harus membuat content setiap hari dengan kualitas jelek dan tidak mempunyai banyak informasi.

Akan lebih baik jikalau kita bisa membuat content berkualitas secara konsisten.

Konsisten dan berkualitas ialah sesuatu yang sangat di sukai google.

Buatlah agenda dengan baik kapan kita harus menerbitkan content...

semoga tidak terlalu berat

buat agenda minimal 3 hari sekali untuk menerbitkan content yang baik dari sisi pembaca dan masin pencari.

Itu lebih baik ketimbang kita menerbitkan content setiap hari namun mempunyai kualitas yang jelek dan miskin informasi.

Atau akan lebih tepat lagi jikalau kita bisa membuat content berkualitas setiap hari

maka itu akan lebih baik dalam taktik jangka panjang. 

Tidak Menerapkan SEO Dalam Membuat Content

Seperti yang kita tau bahwa SEO merupakan sebuah ilmu untuk mengoptimasi mesin pencari semoga setiap content yang di terbitkan bisa tampil di halaman pertama google dengan kata kunci yang di targetkan.

Ini merupakan kesalahan umum yang biasa dilakukan pemula yaitu tidak menerapkan SEO dalam membuat artikel.
Baca : Cara membuat artikel berkualitas SEO friendly
Penargetan kata kunci dan melaksanakan riset terlebih dahulu merupakan langkah yang wajib dilakukan sebelum kita membuat content yang berkualitas.

Kita sebagai blogger selalu dituntut untuk menyajikan content artikel yang berkualitas dari sisi mesin pencari dan pembaca.

Ini merupakan istilah bagaimana kita bisa membuat artikel yang SEO friendly dan Human friendly.

Tidak Memiliki Call To Action

Artinya bahwa goresan pena yang teman buat tidak membangkitkan pembaca.

Setiap konten perlu kita disain sebaik mungkin semoga goresan pena yang kita tulis bisa merangsang pembaca untuk melaksanakan sesuatu sesudah membaca goresan pena yang kita terbitkan

Entah itu rasa penasaran atau bahkan ketakutan sesudah membaca apa yang kita tulis di dalam artikel.

Beri pembaca tindakan untuk dilakukan sesudah mereka membaca content yang di tulis.

itu bisa ibarat menyukai artikel tersebut, membagikannya ke media sosial, atau bahkan lebih banyak membuka setiap halaman yang ada di blog untuk mengetahui apa saja yang teman tulis sebelumnya.

Apapun yang teman tulis didalam artikel

jangan biarkan mereka menggantung di simpulan tulisan.

Tidak Menggunakan Gambar Yang Relevan

Gambar yang menarik dari setiap post yang di terbitkan merupakan ujung tombak yang memilih calon pembaca untuk membukannya atau tidak.

Ini mempunyai kegunaan bagi calon pengunjung yang tiba dari media social..

pastikan mereka melihat gambar yang menarik sesudah teman membagikan artikel ke media umum apa pun. 



Terlihat dari gambar di atas ialah pola artikel yang saya bagikan di facebook..

terlihat terperinci gambar yang sesuai dan sedikit deskripsi singkat yang ada di bawah gambar tersebut.

Selain itu, pastikan untuk menyertakan gambar yang membantu pembaca jikalau artikel yang di buat ialah sebuah tutorial.

Tidak satupun orang yang mau membaca fatwa goresan pena tanpa ada gambar, itu tersa sangat membosankan.

Tidak Menggunakan Internal Link Atau Eksternal Link

Setiap blogger selalu memikirkan cara bagaimana caranya semoga setiap pengunjung betah dan bertahan usang di dalam blog kita.

Page view yang tinggi ini akan mengakibatkan seberapa berkualitas blog teman di mata pengunjung dan mesin pencari.

Dengan menggunkan internal link ini, blog tersebut akan bisa menekan nilai bounce rate yang terlalu tinggi. 

Karena semakin tinggi bounce rate maka semakin jelek pula kualitas blog di masin pecari.

dengan memakai internal link yang relevan maka ini suatu teknik yang cukup jitu untuk mengurangi nilainya.
Baca : Cara saya mengurangi bounce rate yang terlalu tinggi
Selanjutnya fungsi ekternal link ke topik yang relevan akan menambah kekuatan peringkat ke content teman alasannya spider bot membacanya sebagai bunyi ‘pihak ke tiga’ untuk artikel tersebut.

Menulis Paragraf Yang Panjang

Paragraf yang panjang dan menarik merupakan sesuatu yang sangat baik jikalau teman sedang menulis kiprah untuk guru bahasa Indonesia..

hal itu merupakan sebuah prestasi yang baik.

Tapi didalam dunia blogging..

membuat paragraf yang panjang dan terlalu sulit sangat tidak di anjurkan.

Kita dituntut untuk menyajikan informasi yang terperinci dan adat

alasannya sebagian besar pengunjung yang membuka artikel kita hanya akan mencari poin poin penting yang kita tulis.

Jika teman mempunyai gaya klarifikasi yang terlalu panjang dan bertele tele, maka membisu sejenak untuk merangkainya menjadi sebuah potongan kalimat yang lebih pendek.

Terlalu Banyak Menerbitkan Content Promosi

Sebagian besar pembaca online selalu menginginkan sesuatu yang menarik dan menghibur, dan tidak mau mendapatkan content yang terlalu sering berbicara wacana promosi.

Sobat tidak dianjurkan untuk selalu membuat content promosi yang secara terang terangan berbicara mengenai ‘beli’, ‘jual’, ‘tukar’, 'kunjungi' sebagai topik utama tulisan.

Content artikel yang kreatif dan menarik dengan visual di luar topik utama blog ialah standar emas jikalau kita sedang melaksanakan promosi.


Mendistribusikan Content Secara Sembarangan

Membagikan setiap artikel yang ada di blog di banyak sekali media social yang ramai dikunjngi mungkin sebuah inspirasi yang sangat bagus.

Dengan catatan teman membagikannya ke daerah yang tepat dan sesuai tema apa yang telah di bahas.

Menjadi spam media umum itu tidak baik jikalau kita ingin membangun sebuah blog yang mempunyai otoritas baik di mata masyarakat.

Jika teman mempunyai sesuatu yang mempunyai kegunaan untuk calon pembaca, maka bagikan artikel trsebut ketempat ang tepat.

Sebagai pola saja….

Jika teman mempunyai blog yang membahas wacana makanan, maka bergabunglah ke group group facebook yang membahas wacana makanan.

Jangan pernah membagikan content artikel yang membahas kuliner ke group yang fokus membahas mengenai SEO. 
Baca : Strategi promosi media sosial

Mengabaikan Metrik Content

Merupakan sebuah kesalahan besar jikalau teman tidak pernah melaksanakan penilaian ke setiap content yang telah di terbitkan.

Ada empat metric content yang bisa teman lakukan yaitu ;
  • Konsumsi 
  • Penjualan 
  • Pembagian 
  • Prospek yang dihasilkan 
Dengan cara tersebut teman akan bisa menganalisis setiap content yang sudah pernah diterbitkan..

namun dengan catatan, sesuaikan dengan situs jenis apa yang telah teman bangun.

Memang dalam persaingan content, 

banyak para penulis senior yang bisa menerbitkan content marketing yang berkualitas untuk mendatangkan banyak pegunjung ke situs mereka.

Tapi jikalau kita tidak berguru semenjak awal, 

sudah dipastikan kita akan tertinggal jauh dengan mereka yang sudah usang menggeluti dunia online marketing.

Setidaknya dengan mengetahui 11 kesahan dasar dalam membuat content marketing ini kita bisa berguru bagaimana caranya menyajikan artikel yang berkualitas yang bisa memecahkan duduk kasus pembaca..

Demikian 11 kesalahan dalam membuat content marketing yang wajib dihindari yang semoga kita bisa sama sama belajar.

Jika teman mempunyai beberapa point penting selain yang sudah saya jelaskan di atas, silahkan tulis dikomentar semoga saya sebagai admin bisa berguru dari pengalaman yang pernah teman alami.

Happy marketing and happy blogging

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "11 Kesalahan Dikala Menciptakan Content Marketing Yang Harus Dihindari"

Posting Komentar