HTML

Pemrograman Berbasis Objek: Static Method dan Static Property PHP


Dalam pemrograman berbasis objek, Anda akan menemukan apa yang disebut sebagai static method dan static property PHP. Pada penjelasan kali ini, Anda juga bisa melihat bagaimana penggunaannya dalam PHP.

Pemrograman Berbasis Objek: Static Method dan Static Property PHPStatic method dan static property adalah suatu method (fungsi) dan property (variabel) yang melekat pada suatu class, bukan pada objek. Memang, konsep static property sedikit melenceng dari konsep objek yang merupakan tempat melakukan proses. Hal ini dikarenakan class hanya sebagai ‘blueprint’ saja.

Untuk membuat static method dan static property, Anda harus menambahkan keyword static terutama setelah penulisan akses level method atau property. Berikut contohnya:

// static property
public static $harga_beli;
// static method
public static function beli_makanan() {
//...isi method
}

Anda bisa lihat bahwa pada contoh di atas menggunakan hak akses public. Namun, Anda juga bisa menggunakan hak akses lain, seperti protected dan private untuk static method dan static property.
Karena static method dan static property kepunyaan class, maka Anda tidak perlu lagi membuat objek untuk mengaksesnya. Ya, Anda bisa langsung menyebutkan nama class dengan menggunakan operator ‘::’. Biar lebih jelas, berikut contoh pengaksesan static method dan static property dari class makanan.

echo makanan::$harga_beli;
echo makanan::beli_makanan();
Agar Anda bisa lebih memahami cara penggunaan static method dan static property, berikut tampilan jika masuk ke dalam kode program.
<?php
// buat class makanan
class makanan {
public $merk;
public $pemilik;
// static property
public static $harga_beli;
//static method
public static function beli_makanan() {
return "Beli Makanan";
}
}
// set static property
makanan::$harga_beli=30000;
// get static property
echo "harga makanan : Rp".makanan::$harga_beli;
echo "<br />";
// panggil static method
echo makanan::beli_makanan();
?>

Anda bisa lihat pada kode di atas dimana ada class makanan dengan 2 property biasa, 1 static method, dan 1 lagi static property. Coba Anda perhatikan bagaimana cara mengkases keduanya tanpa harus membuat objek.

Ada beberapa hal yang sebenarnya cukup penting untuk Anda ketahui karena terkadang di sinilah banyak orang melakukan kesalahan. Apa itu? Ya, ketika Anda mencoba untuk membuat sebuah program berbasis objek, maka ada baiknya Anda membatasi penggunaan static method dan static property. Kenapa harus dibatasi?

Hal ini dikarenakan static method tidak mudah untuk dideteksi terutama ketika terjadi kesalahan. Namun, konsep static method dan static property yang ada pada class memang cukup banyak dipakai untuk membuat design pattern. Bahkan pada framework PHP, seperti laravel, static method merupakan bagian dari mekanisme untuk menjalankan kode program.

Well, itulah penjelasan singkat mengenai static method dan static property PHP. Anda boleh saja bereksperimen dalam membuat program berbasis objek, namun pastikan Anda memiliki batasan-batasan dalam melakukannya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemrograman Berbasis Objek: Static Method dan Static Property PHP"

Posting Komentar